Home / Lain-lain / Prof Rokhmin Dahuri Tinjau Pelabuhan TPI Sawang Ba’u Aceh Selatan

Prof Rokhmin Dahuri Tinjau Pelabuhan TPI Sawang Ba’u Aceh Selatan

tribunnews

Koordinator Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Profesor Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, MS yang juga mantan Menteri Kelautan dan Perikanan era Megawati beserta rombongan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI melaksanakan kunjungan kerja ke beberapa wilayah di Aceh Selatan salah satunya ke TPI Sawang Ba’u, Kecamatan Sawang, Kamis (12/11/2020) sore.

Kunjungan Koordinator Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan ini turut didampingi oleh Bupati Aceh Selatan, Tgk Amran, Sekda Aceh Selatan, H Nasjuddin SH MM, Kadis Kelautan dan Perikanan Aceh Selatan, Ir Dzumairi MT, Tokoh masyarakat Aceh Selatan, Tgk Abral Muda, anggota DPRK Wali Puadi dan Rema Mishul Azwa, para kepala SKPK dan pejabat struktural Pemda lainnya.

Profesor Rokhmin beserta rombongan melihat langsung potensi TPI Sawang Ba’u yang merupakan salah satu pelabuhan terbesar di Aceh Selatan.

Pada kesempatan tersebut, Camat Sawang Masriadi, S.STP, M.Si didampingi Forkopimcam Sawang dan Keuchik Sawang Ba’u Tanius, Panglima laot serta seluruh masyarakat menyampaikan bahwa jumlah kapal ikan yang berada di TPI Sawang Ba’u sekitar 120 Unit dari kapal ikan kapasitas 10 GT sampai 58 GT.

Sementara keadaan tambak labuh yang sudah sangat sempit dan tidak sebanding dengan areal untuk jumlah kapal ikan yang bersandar.

Camat Masriadi menyampaikan bahwa Pelabuhan Sawang Ba’u ini tingkat kepadatannya hampir sama dengan pelabuhan Sibolga Sumatera Utara, bedanya luas areal di Sawang Ba’u sudah sangat tidak memadai lagi.

“Perlu perluasan areal dan revitalisasi pelabuhan kedepannya,” ujar Camat Sawang Masriadi.

Panglima Laot Lhok I Sawang, M Nazir juga menyampaikan bahwa disamping perluasan areal juga pembangunan Docking (tempat perbaikan boat) yang selama ini memang belum tersedia sehingga para nelayan selama ini terpaksa ke Labuhanhaji, Sabang dan Sibolga untuk perbaikan kapal yang pastinya cost (biaya) yang dikeluarkan sangat besar.

“Selama ini hasil tangkapan ikan di TPI Sawang Ba’u sekitar 15 ton per hari, ini merupakan potensi bagi kita semua dalam mendongkrak perekonomian nelayan walaupun dengan segala keterbatasan fasilitas yang ada,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Keuchik Sawang Ba’u, Tanius menyampaikan bahwa, disamping harapan di bangunnya areal perluasan dan docking, juga yang sangat mendesak adalah Stasiun Bahan Bakar Minyak untuk kebutuhan kapal nelayan di TPI Sawang Ba’u.

Sebab selama ini kebutuhan bahan bakar kapal selalu di ambil dari daerah Labuhan haji bahkan sampai ke Tapaktuan dengan jarak tempuh yang terlalu jauh dan sangat berisiko.

“Kebutuhan bahan bakar kapal tiap hari sekitar 6 ton. Karenanya dengan kunjungan kerja rombongan Kementerian Kelautan ini kami atas nama masyarakat sangat mengharapkan adanya pembangunan di TPI Sawang Ba’u yang dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan para nelayan,” pungkasnya.

 

 

sumber: https://aceh.tribunnews.com

About web admin

Check Also

Ciptakan Sumber Ekonomi Baru, Menteri Trenggono Akan Bangun Sentra Budidaya

SIARAN PERS KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN Nomor: SP.20/SJ.4/I/2021 Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah fokus …