Download http://bigtheme.net/joomla Free Templates Joomla! 3
Home / Lain-lain / PNBP Perikanan Meningkat Meski COVID-19 Melanda

PNBP Perikanan Meningkat Meski COVID-19 Melanda

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyatakan, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang diperoleh dari sumber daya alam Perikanan tangkap mengalami kenaikan meski di tengah pandemi COVID-19.

“Pada tahun 2019 PNBP sumber daya alam Perikanan tangkap sampai dengan Mei mencapai Rp229 miliar, sedangkan tahun ini (pada periode yang sama) mencapai Rp255 miliar,” kata Dirjen Perikanan Tangkap KKP, M Zulficar Mochtar dilansir dari Antara, Jakarta, Minggu (7/6/2020).

Dengan demikian, lanjut Zulficar, maka terjadi kenaikan sebesar 11,35 persen dalam PNBP sumber daya alam Perikanan tangkap. Menurut dia, kenaikan ini disebabkan oleh meningkatnya jumlah permohonan izin Perikanan tangkap yang cukup signifikan dampak kemudahan akses perizinan secara online (daring).

“Meski tanpa layanan tatap muka, pelayanan perizinan dapat kita lakukan secara online melalui sistem informasi izin layanan cepat (SILAT) satu jam online,” katanya.

Ia mengungkapkan, saat ini terdapat lebih dari 700 izin kita terbitkan setiap bulan membuktikan proses pengurusan izin dapat berjalan dengan optimal. Berdasarkan data KKP, hingga 3 Juni 2020, tercatat sebanyak 3.753 dokumen perizinan telah diterbitkan melalui layanan SILAT sejak diluncurkan pada tanggal 31 Desember 2019. Angka ini terdiri dari 1.040 Surat Izin Usaha Penangkapan Ikan (SIUP), 2.554 Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) dan 159 Surat Izin Kapal Penangkut Ikan (SIKPI).

“Antusiasme pelaku usaha terhadap layanan SILAT ini sangat positif. Mereka dapat memproses dokumen perizinannya secara cepat dalam waktu satu jam apabila persyaratan yang dibutuhkan juga lengkap. Kendala yang dikeluhkan sejauh ini hanya saat server atau aplikasi koneksinya terputus,” ucapnya.

Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) melalui Direktorat Perizinan dan Kenelayanan juga terus melakukan monitoring pemantauan terhadap layanan SILAT tersebut dalam rangka untuk terus meningkatkan dan mengembangkan layanan menjadi lebih baik.

“Kita sebagai pemerintah juga terbuka apabila ada masukan dan kritik dari pelaku usaha agar layanan ini dapat terus dikembangkan,” pungkasnya.

 

Sumber: https://akurat.co/

About web admin

Check Also

Buka Keran Ekspor, KKP Mulai Fokus Pengembangan Budidaya Lobster

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan untuk mulai fokus pada pengembangan budidaya lobster nasional. Direktur …