Download http://bigtheme.net/joomla Free Templates Joomla! 3
Home / Lain-lain / Nilai Tukar Perikanan Turun di Februari 2020

Nilai Tukar Perikanan Turun di Februari 2020

NILAI Tukar Perikanan (NTP) pada Februari 2020, mengalami penurunan sebesar 0,65 persen. Jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, Januari 2020 sebesar 101,62, di bulan Februari 2020 menjadi 100,65.

Hal ini terjadi karena indeks yang diterima (It) nelayan dan pembudidaya ikan bergerak ke bawah sebesar 0,35 persen, sedangkan Ib naik sebesar 0,31 persen.

Penurunan It ini disebabkan harga berbagai komoditas dalam kegiatan perikanan tangkap dan perikanan budidaya. It kegiatan perikanan tangkap (khususnya komoditas udang laut dan ikan kakap) secara rata-rata turun sebesar 0,47 persen.

Sementara It kegiatan perikanan budidaya (khususnya komoditas udang payau dan rumput laut) secara rata-rata turun sebesar 0,17 persen.

Kenaikan yang terjadi pada indeks yang dibayar (Ib) nelayan dan pembudidaya ikan disebabkan oleh naiknya indeks kelompok Konsumsi Rumah Tangga (KRT) dan indeks kelompok Biaya Produksi dan Penambahan Barang Modal (BPPBM), masing-masing sebesar 0,51 persen dan 0,07 persen.

Nilai Tukar Nelayan (NTN) pada Februari 2020 mengalami penurunan sebesar 0,79 persen. Pada Januari 2020, NTN sebesar 101,11, sedangkan di bulan Februari 2020 menjadi 100,31.

Hal ini terjadi karena indeks yang diterima (It) nelayan turun sebesar 0,47 persen, sementara indeks yang dibayar (Ib) nelayan naik sebesar 0,33 persen.

Data BPS (2020) menunjukkan bahwa Penurunan It ini pada kelompok penangkapan perairan umum (khususnya komoditas udang dan ikan toman) dan kelompok penangkapan laut (khususnya komoditas udang laut dan ikan kakap).

Penurunan ini masing-masing sebesar 0,15 persen dan 0,51 persen. Ib mengalami kenaikan sebesar 0,33 persen dikarenakan naiknya indeks kelompok KRT dan indeks kelompok BPPBM, masing-masing sebesar 0,55 persen dan 0,04 persen.

Pada Februari 2020, Nilai Tukar Pembudidaya Ikan (NTPi) juga mengalami penurunan sebesar 0,44 persen, dibandingkan bulan sebelumnya, yaitu dari 101.62 (Januari 2020) menjadi 101,17 (Februari 2020).

Hal ini terjadi karena It mengalami penurunan sebesar 0,17 persen, sedangkan Ib naik sebesar 0,28 persen. Penurunan It disebabkan oleh turunnya harga sebagian jenis komoditas, khususnya udang payau dan rumput laut.

Sementara itu, kenaikan Ib disebabkan oleh naiknya indeks kelompok KRT dan kelompok BPPBM, masing-masing sebesar 0,44 persen dan 0,11 persen.* Oleh: Dr Suhana

 

Diambil dari dari: https://darilaut.id/

Sumber: Berita Resmi Statistik No. 24/03/Th. XXIII, 2 Maret 2020 tentang Perkembangan Nilai Tukar Petani dan Harga Produsen Gabah

About jion

Check Also

KKP Gandeng Australia, Genjot Produksi Rumput Laut Nasional

Pemerintah Indonesia bekerja sama dengan Australia untuk meningkatkan produktivitas rumput laut dalam negeri dan menciptakan …