Download http://bigtheme.net/joomla Free Templates Joomla! 3
Home / Lain-lain / Azolla Microphylla untuk Pakan Ikan

Azolla Microphylla untuk Pakan Ikan

Membudidayakan ikan tentunya harus memperhatikan kualitas gizi pakan yang diberikan secara rutin. Salah satu alternatif pakan ikan yang sangat mampu menekan biaya pakan adalah bibit tumbuhan air azolla. Tanaman paku air yang memiliki daun berukuran kecil, tebal, dan berwarna hijau ini bisa dengan mudah ditemui di area rawa atau persawahan.

Tanaman azolla bisa diberikan sebagai pakan ikan berupa azolla segar maupun telah dicampur dengan pakan buatan sehingga berupa tepung azolla. Bagaimana cara pemberian pakan azolla yang tepat untuk budidaya ikan?

Pemberian pakan azolla sebaiknya:

1.Daun azolla segar atau kering untuk pakan ikan gurame, ikan tawes, dan ikan nila.

2.Daun azolla kering lebih dianjurkan untuk pakan ikan lele agar ikan tetap bisa menyerap protein dari azolla, bukan hanya kandungan airnya.

3.Ikan lele perlu dibiasakan dulu dengan pakan azolla sebelum mengganti pelet dengan azolla secara rutin. Untuk pertama kalinya, azolla bisa diberikan sedikit demi sedikit sebagai selingan pakan pelet.

4.Daun azolla kering atau basah dimasukkan ke dalam kolam klinik karena azolla merupakan obat alami yang baik untuk memulihkan ikan yang sakit.

Berikut alasan mengapa bibit azolla sangat baik untuk pakan utama budidaya ikan:

1.Tanaman azolla kering mengandung vitamin A, vitamin B12, beta karoten, bermacam-macam mineral, tinggi protein, dan asam amino.

2.Pemberian pakan azolla secara rutin sebagai pakan utama dapat menghemat biaya pakan pelet sampai dengan 50%.

3.Pakan azolla mampu meningkatkan pertumbuhan ikan dengan pesat.

4.Budidaya azolla tidak harus menggunakan kolam tanah, namun bisa di dalam bak bekas bak mandi atau memanfaatkan genangan air di sekitar seperti saluran air, parit, atau empang.

5.Tanaman azolla mampu mencegah tumbuhnya jentik-jentik nyamuk sehingga lingkungan sekitar tetap sehat.

 

Yang perlu disiapkan untuk budidaya azolla adalah:

  1. Campurkan tanah dan pupuk kandang dengan ketebalan sekitar 5cm sebagai media budidaya azolla.
  2. Kemudian kolam diisi air dengan ketinggian antara 5cm – 15cm dari lumpur. Untuk budidaya spora azolla di dalam kolam terpal atau bak semen, sebaiknnya ketinggian lumpur media azolla sekitar 2cm dan ketinggian air cukup 5cm saja.
  3. Biarkan sekitar 2 minggu sampai pupuk terfermentasi sempurna.
  4. Bibit azolla bisa dimasukkan ke dalam kolam setelah bau amonia dari pupuk di dalam kolam menghilang.
  5. Tebar bibit azolla sebanyak 50 gram – 70 gram per meter persegi, kemudian diamkan sampai sekitar 2 minggu atau lebih sambil tetap menjaga ketinggian air. Jika ingin membudidayakan spora azolla, maka takaran tebarnya adalah 10 gram per meter persegi.

 

Sumber: https://bibitazolla.com/

About jion

Check Also

Anggaran pengembangan perikanan budi daya 2020 tembus Rp1 triliun

Raker Komisi IV DPR RI sudah menyetujui anggaran untuk budi daya ditambah Rp300 miliar… Dirjen …