Download http://bigtheme.net/joomla Free Templates Joomla! 3
Home / Lain-lain / KAKAP PUTIH YANG MENDUNIA

KAKAP PUTIH YANG MENDUNIA

Walaupun namanya tidak sebesar kakap merah, kini kakap putih terus didorong sebagai komoditas unggulan di sektor perikanan di Indonesia. Saat ini, ikan yang bernama latin Lates calcalifer ini memiliki pasar ekspor yang cukup baik terutama di pasar Australia, Amerika Serikat, Eropa, bahkan negara-negara Timur Tengah. Tentunya .selain sudah banyak diminati pasar dalam negeri 

Ikan kakap putih memiliki nama latin yaitu Lates calcarifer. Nama yang lebih kerennya adalah Baramundi atau bisa juga Seabass. Ikan kakap putih yang hidup di Indonesia memiliki sebutan lain yang mungkin muncul karena keragaman bahasa yang ada di Indonesia.

Selain memiliki pasar sasaran negara tujuan yang lebih luas dibandingkan beragam komoditas lainnya, Slamet Subjakto, Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya KKP menuturkan bahwa keunggulan kakap putih adalah pengolahannya tidak harus hidup, tetapi bisa berupa daging fillet dan olahan lainnya. Menurutnya, penguasaan teknologi pengembangan kakap putih juga sudah dikuasai dan pemeliharaannya juga dinilai nisbi lebih mudah.

Pertumbuhan Kakap Putih relatif cepat dan mudah menyesuaikan diri dengan llingkungan budidaya, serta secara ekonomis cukup menjanjikan. Sifatnya juga mampu memenuhi kolom air (schooling fish) atau bergerombol. Ikan kakap putih hidup di muara sungai hingga laut lepas, dengan rentang kadar garam dari 0-40 ppt.

Prospek pemasaran ikan kakap putih sangat baik. Tingkat permintaan kakap putih yang cukup tinggi menyebabkan terjadinya penangkapan yang cukup intensif, sehingga ketersediannya di alam semakin menurun. Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya KKP terus berusaha meningkatkan dan mengembangkan budidaya laut kakap putih untuk memanfaatkan potensi yang masih cukup besar. Nelayan tidak lagi mengandalkan penangkapan, tapi budidaya berkelanjutan. Jika digarap maksimal, hal ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia pun tak hanya jadi semboyan.

KJA Offshore

Kementerian Kelautan dan Perikanan fokus mengembangkan komoditas ikan kakap putih dalam melaksanakan program Keramba Jaring Apung (KJA) offshore atau lepas pantai yang dilaksanakan pada tahun 2017. Slamet menuturkan bahwa sistem pembudidaya ikan ke depan tentu saja tidak menggunakan bahan antibiotik sedikit pun. Kita akan menggunakan vaksin seperti yang dilakukan Norwegia dengan pembudidaya ikan salmon di negaranya.

…….

Baca lebih lengkap di Majalah MAInfo Edisi 3 Januari-April 2018

About Dasairy Zulfa

Check Also

Leader MAI KORDA Provinsi/Kabupaten/Kotamadya Open Volunteer

Assalamualaikum. Para mitra MAI/ sahabat MN WAG yth dan dirahmati Allah, kami dengan senang hati …