Download http://bigtheme.net/joomla Free Templates Joomla! 3
Home / Info Kegiatan / MAI GELAR LOKAKARYA BUDIDAYA UDANG BERKELANJUTAN 2017

MAI GELAR LOKAKARYA BUDIDAYA UDANG BERKELANJUTAN 2017

Masyarakat Akuakultur Indonesia (MAI) menggelar Lokakarya Budidaya Udang Berkelanjutan 2017 atau dikenal dengan (SMART SHRIMP FARMING WORKSHOP 2017), 29 November – 1 Oktober 2017 di Hotel Innside, Yogyakarta. Delegasi dari 20 institusi negeri maupun perusahaan nasional dan internasional yang merupakan pelaku usaha di bidang perudangan menghadiri kegiatan ini. Konsultan Proyek FAO Vietnam Dr. Nyan Taw, Ahli Nutrisi Pakan Dunia Dr. Albert G.J Tacon (Aquatic Farms Ltd., USA), dan Ahli Patologi Ikan Sidrotun Naim, Ph.D tampil sebagai pelatih atau trainer.

Lokakarya yang bertema “Let Making Money In Shrimp Farming Through Healthier Feed and Shrimp Production Using Biofloc Technolgies (BFT)” mempertemukan para pakar terkemuka dunia yang akan menyajikan banyak solusi terbukti untuk mengurangi risiko terhadap infeksi virus dan bakteri, pengelolaan pakan yang baik dan menetapkan tujuan untuk menanam udang lebih sejahtera dengan menggunakan kemajuan teknologi terkini. Para peserta juga diajak melakukan kunjungan lapangan ke Peternakan Udang Intensif di Bantul, Pesisir Selatan, Yogyakarta dan diskusi lapangan.

Diharapkan bahwa acara ini akan sangat bermanfaat bagi peserta untuk menghasilkan banyak informasi dan menerapkan teknik ini untuk meningkatkan produksi udang di perusahaan akuakultur.

 

 

 

“I think this is the new technology for me, and I will try to use it. Thanks,” ujar Ahmad Syam petambak Udang dari Medan. Hal yang sama kurang lebih diungkapkan oleh Bintarto, PT Aquafarm Nusantara, “I think this workshop in new topic for us, because biofloc haven’t done before. And we hope this technology will give positive effect for Tilapia Culture.”

Salah satu peserta luar negeri juga memberikan apresiasinya terhadap acara lokakarya ini, “Compact and very relevant information to the industry; well covered in 2 days technical risks and economical aspects. Breaks are good timing, fellow attendents are super knowledged, we expect to have more protocol and guideline for future disease management.”

Mari nantikan, lokakarya MAI selanjutnya. Salam! (Dasairy Zulfa/MAI)

 

About Dasairy Zulfa

Check Also

PARA FINALIS NOMINATOR CALON PERAIH MAI AWARD 2017

STOP PRESS #PARA FINALIS NOMINATOR CALON PERAIH MAI AWARD 2017*** Assalamualaikum Sahabat/paramitra masyarakat akuakultur Indonesia …