Download http://bigtheme.net/joomla Free Templates Joomla! 3
Home / Info Kegiatan / WUJUDKAN AKUAKULTUR BERKELANJUTAN DI ICAI 2017

WUJUDKAN AKUAKULTUR BERKELANJUTAN DI ICAI 2017

Solo, Indonesia- Baru-baru ini Masyarakat Akuakultur Indonesia (MAI) telah sukses menyelenggarakan konferensi internasional tahunan yaitu ICAI (International Conference of Aquaculture Indonesia) ke-7 pada tanggal 26 – 28 Oktober 2017 di Hotel Alana, Solo. Sebanyak 200 delegasi dari 7 negara hadir berpartisipasi aktif dalam konferensi. Mereka terbagi menjadi 57 presenter oral, 17 presenter poster, dan lainnya adalah pendengar. Para peserta berasal dari teknokrat, pengusaha, birokrat, penggiat asosiasi akuakultur, maupun tokoh-tokoh nasional dan internasional bidang akuakultur.

Ketua Umum MAI, Prof. Rokhmin Dahuri menuturkan konferensi ini dapat mendorong pertukaran gagasan, informasi dan pengetahuan antara ilmuwan dan personel industri mengenai isu-isu penting dalam akuakultur dan bagaimana menemukan solusi dan dukungan bagi industri ini.

Acara yang berlangsung dua hari ini menyuguhkan 8 keynotes speaker, yaitu Prof. Rokhmin Dahuri, Aquaculture Development in Indonesia; Guillaume Drillet, Ph.D (Singapura), Sustainable Aquaculture Management; Prof. Slamet Budi Prayitno (UNDIP), Finfish Disease; Prof. Dr. Allen Davis (USA), Marine Fish Feed; Dr. Farshad Shishehchian (Singapura), Sustainable Aquaculture Production; Dr. Nyan Taw (Myanmar), Sustainable Shrimp Farming Production; Sidrotun Naim, Ph.D (Universitas Surya), White Faeces Syndrome in Shrimp; dan Albert G.J. Tacon, Ph.D (USA), Sustainable and Low-Cost Effective Aquafeed.

Hal menarik lain dalam ICAI 2017 ini adalah stand untuk para pengusaha, industri, maupun organisasi yang mau berkontribusi dalam konferensi. Mereka dapat mensosialisaikan dan menjual produk, maupun program kerja yang telah dilakukan. Selain itu, terdapat sesi penganugerahan MAI AWARDS 2017 untuk 5 kategori, yaitu Pengusaha Akuakultur, Birokrat Penggiat Akuakultur, Penggiat Asosiasi Akuakultur, Tokoh Akuakultur, dan Teknokrat Akuakultur.

Konferensi ICAI menjadi peluang untuk para peserta melebarkan bisnis karena mereka dapat menjalin kerjasama di antara akademisi, dan pengusaha. Akademisi dapat mempresentasikan hasil penelitian terkini, sementara pengusaha mendapat solusi dari permasalahan akuakultur untuk menghasilkan inovasi produk. Sesuai tema ICAI kali ini, yaitu “Feeding The World and Making Prosperity Through Sustainable Aquaculture” yang menuntut aksi nyata perbaikan sehingga kesejahteraan melalui budidaya perikanan berkelanjutan dapat terwujud.

(DASAIRY ZULFA/MAI)

Didukung oleh:

About Dasairy Zulfa

Check Also

PARA FINALIS NOMINATOR CALON PERAIH MAI AWARD 2017

STOP PRESS #PARA FINALIS NOMINATOR CALON PERAIH MAI AWARD 2017*** Assalamualaikum Sahabat/paramitra masyarakat akuakultur Indonesia …