Download http://bigtheme.net/joomla Free Templates Joomla! 3
Home / Info Liputan / Berbagai Program Prioritas Budidaya Perikanan dari KKP tahun 2017

Berbagai Program Prioritas Budidaya Perikanan dari KKP tahun 2017

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan hasil produksi budidaya perikanan 22,46 juta ton pada tahun 2017. Untuk mencapai target tersebut Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) KKP menyiapkan sejumlah program prioritas. Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP, Slamet Soebjakto, mengungkapkan beberapa program prioritas yang akan dikembangkan pada tahun ini, yaitu :

  • Program revitalisasi 300 hektar tambak yang tersebar di beberapa tempat, antara lain di Lampung, Pangandaran, Mamuju Utara. Program revitalisasi tambak dengan cara memanfaatkan tambak-tambak yang selama ini menganggur, agar dapat memenuhi kebutuhan bahan baku industri pengolahan. Dari program revitalisasi tambak diharapkan bisa menghasilkan produksi udang sebesar 900 ton dengan nilai produksi mencapai 14,4 miliar rupiah per metrik ton.

  • Program pengembangan budidaya ikan lepas pantai (off shore) di 3 lokasi, yaitu di Karimun Jawa, Sabang, dan kawasan selatan Jawa. Melalui program pengembangan off shore ini ditargetkan akan menghasilkan 568 ton ikan kakap putih per siklus, diharapkan menghasilkan angka senilai 39,7 miliar rupiah per tahun. 

  • Program pengembangan sistem budidaya bioflok. khsusunya pada budidaya ikan lele. Melalui program bioflok ini diharapkan mampu mendongkrak produktivitas, karena dalam kolam yang sempit dapat diproduksi ikan lele yang berlipat kali lebih banyak, dalam waktu pemliharaan relatif singkat.

  • Program peningkatan produktivitas budidaya ikan mina padi seluas 210 hektar yang akan dilaksanakan di Banjarnegara, Temanggung, Sukabumi dan Aceh. 

    Slamet Soebjakto sedang memantau mina padi di Sleman/ foto: tribunnews.com

Kementerian Kelautan dan Perikanan Indonesia juga akan melanjutkan beberapa program prioritas tahun sebelumnya untuk menunjang produktivitas budidaya perikanan, antara lain :

  1. Pemberian bantuan 48 unit ekskavator untuk rehabilitasi dan ekstensifikasi budi daya laut.
  2. Pemulihan kembali ekosistem lingkungan perairan umum di 20 lokasi
  3. Pemberian bantuan 450 paket rumput laut untuk menjamin ketersediaan bibit rumput laut.

Sumber : http://www.isw.co.id/

About Elta

Check Also

Workshop Marikultur Nasional : “Membangun Industri Barramundi Nasional”

Jakarta. Workshop Barramundi Nasional telah sukses dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2016 lalu di Fave …